Palu (ANTARA News) - Kapolda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal (Pol) Dewa Parsana mengatakan, seorang yang diamankan polisi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu petang, diduga terkait dengan jaringan teroris di Cirebon.

"Sudah positif orangnya kami amankan, tetapi sejauh mana keterlibatannya semuanya masih dalam pengembangan penyelidikan," kata Dewa Parsana di Palu, Sabtu malam.

Dia menduga, seseorang yang ditangkap inisial AM terkait dengan jaringan teroris di Cirebon dan daftar pencarian orang dari Aceh.

"Yang bersangkutan lari mengamankan diri ke Palu," katanya.

AM diamankan polisi di Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, sekitar pukul 16.20 WITA. Penangkapan itu kata Kapolda kerja sama tim gabungan Densus dan anggota polisi dari Polda Sulteng.

Saat ini kata Parsana yang bersangkutan sedang diamankan di Polres Parigi Moutong.

Kapolda menduga yang bersangkutan tidak terlibat langsung dalam penembakan tiga polisi di Palu pada 25 Mei lalu.

"Terlibat langsung sih tidak, tetapi ini jaringan," kata Dewa Parsana.

Menurut Parsana, AM akan diamankan di Polda Sulteng, namun belum dipastikan kapan AM akan diberangkatkan dari Polres Parigi Moutong ke Polda Sulteng.

Dugaan keterlibatan AM sebagai penyuplai senjata dan rencana meledakkan sebuah bom di suatu tempat di Palu, Parsana belum bisa menjelaskannya dengan alasan semua masih dalam tahap pengembangan penyelidikan.

"Nanti didalami dahulu keterlibatannya. Sampai sekarang belum diketahui karena masih diproses," kata Parsana.