Selamat Datang Di website Resmi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang.... " MARI KITA JAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN LINGKUNGAN DI WILAYAH KABUPATEN SINTANG"

An Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image Slideshow
 
spinner
Berita Nasional
  • Kemensos salurkan bantuan bagi korban longsor di OKU Selatan
    Kementerian Sosial menyalurkan bantuan terhadap korban meninggal maupun yang mengalami luka-luka akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. "Pertama-tama atas nama ...
  • Rumah lansia di Sukabumi tertimbun longsor
    Rumah yang dihuni wanita lanjut usia di Kampung Kuta Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun longsor yang mengakibatkan sebagai rumahnya rusak berat. "Tidak ada korban jiwa pada bencana tanah longsor yang menimpa ...
  • Tim Saber Pungli amankan tiga PNS Rejang Lebong
    Tiga oknum PNS di Pemkab Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Sabtu siang diamankan tim Saber Pungli Polres setempat karena diduga melakukan pungutan liar. Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf yang memantau ...
Berita Lain
Link

 

Berita

Samarinda (ANTARA News) - Dua orang terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror di Jalan Mulawarman, Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loajanan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sejumlah saksi mata yang ditemui ANTARA di lokasi kejadian, Sabtu, mengatakan, kedua terduga teroris adalah Juardi dan Faisal. Keduanya ditangkap pada sekitar pukul 14.00 WITA.

"Saat itu saya sedang menonton televisi, tiba-tiba datang beberapa orang berpakaian serba hitam dan berkacamata yang masing-masing membawa senjata laras panjang berada di depan rumah," kata Jamilah, warga yang rumahnya berada persis di samping rumah yang digerebek Densus 88.

Setelah itu, katanya, dirinya diminta keluar dan menjauh dari rumah, lalu Faisal ditangkap sekitar 100 meter dari rumah Juardi sekitar pukul 13.00 WITA.

"Faisal sempat melawan saat akan dinaikkan ke salah satu mobil yang dipakai anggota Densus 88 itu. Dia ditangkap saat keluar dari Masjid Al Istiqomah atau sekitar 100 meter dari rumah Juardi," katanya.

Setelah menangkap Faisal, polisi kemudian datang ke rumah Juardi dan membawa keduanya. Hingga Sabtu malam, puluhan warga terlihat masih berkumpul di rumah Juardi. Beberapa polisi berpakaian preman juga terlihat berjaga di sekitar rumah Juardi.

Warga tidak menduga Juardi yang dikenal sebagai penjual pentol (bakso) tersebut terkait terorisme.

"Dia (Juardi) sudah puluhan tahun tinggal di sini dan Faisal baru sekitar enam bulan mengontrak di rumahnya. Rumah itu dikenal sebagai tempat penggilingan daging," kata warga lainnya, Yuliawati.

Kedua terduga teroris tersebut hingga saat ini masih diperiksa di Polsek Loajanan.  (A053/E011/K004)

Last Updated (Sunday, 12 June 2011 09:08)

 
Visitors Counter
93111
TodayToday9
YesterdayYesterday3
This WeekThis Week12
This MonthThis Month12
All DaysAll Days93111
54.242.205.33
Guests 14
Registered Today 0